Showing posts with label Security. Show all posts
Showing posts with label Security. Show all posts

Friday, March 26, 2010

Pastikan anak anda aman saat online

 

os-articleimg-childsafe1

Kebebasan untuk menjelajahi informasi tak terbatas sangat luar biasa dan mengasyikkan bagi anak-anak. Tapi ingat, bahaya menanti di setiap sudut internet. Bantu anak Anda menggunakan internet secara aman dengan memberitahukan beberapa peraturan mendasar.

Coba untuk membuat sebuah tata krama dan tata cara bagi keluarga berupa aturan untuk disepakati bersama.

1. JANGAN pernah berbagi password dan tetap rahasiakan

2. Jangan melakukan kontak online dengan orang tidak dikenal

3. Jatahkan dan pantau penggunaan internet bagi anak-anak Anda

    • Sampaikan ke anak Anda mana yang boleh dan tidak boleh dibuka dan seberapa lama mereka bisa gunakan internet
    • Anda bisa mencegah (meski tidak 100%) akses ke internet dengan menggunakan content filtering gratis dari Blue Coat - K9 atau Windows Live Family Safety

4. Tingkatkan pengaman online Anda

Tentukan batasan untuk downloading dan instal perangkat anti-spyware

5. Gunangan situs jaringan sosial secara aman

    • Hati-hati memasukkan dan berbagi gambar atau informasi secara online
    • Hati-hati atas ekspresi kata-kata anak-anak terhadap orang tak dikenal
    • Berjaga-jagalah terhadap bullying melalui internet
    • Jika Anda merasa jaringan pengaman Anda terancam, hubungi situs web jaringan sosial yang dipakai anak Anda dan ajukan permintaan untuk mencabut halaman tersebut. Juga, cobalah alat Internet-filtering agar bisa memantau aktivitas online anak Anda.

6. Jangan terlalu membuka diri di dalam situs blog

    • Pilah apa yang akan di posting oleh anak Anda. Jangan posting hal-hal yang Anda rasa kurang nyaman
    • Evaluasi layanan blogging dan cari tahu apakah menyediakan layanan blogging dengan pengaman password pribadi
    • Pantau blogging anak Anda secara berkala
    • Cari situs blog yang baik dan bermanfaat bagi anak untuk menambah pengetahuan

7. Hati-hati terhadap penipuan online

    • Jagalah data pribadi yang penting
    • Log-off jika gunakan komputer umum
    • Belanja pada situs yang ada pengamannya
    • Belajar untuk mendeteksi dan melaporkan segera aktivitas yang mencurigakan

Peliharalah hubungan komunikasi yang positif serta terbuka dengan anak-anak Anda. Anjurkan anak Anda untuk bicara dengan Anda jika ada keraguan mereka terhadap dampak Internet.

PASSWORD**** Pengaman Lapisan Pertama

Setiap hari Anda di minta untuk membuat sebuah account secara gratis, mendaftar ke sebuah situs web atau diminta untuk daftar untuk informasi tambahan Orang tidak sadar bahwa semua itu bisa membahayakan keamanan e-mail mereka, IM, jaringan sosial ataupun rekening bank mereka Itulah yang diharapkan oleh orang-orang yang berniat tidak baik!

Aplikasi software bernama "bots" akan mengirim upaya terus menerus secara otomatis terhadap sasarannya dengan cara, sebagai contoh, mencari kata-kata yang sama dalam sebuah kamus hingga beruntung dan akhirnya membuka sebuah account.

Saat ini banyak situs web di AS diwajibkan secara hukum untuk melakukan pencegahan atas upaya tersebut. Akibatnya, para pelaku mencari sasaran yang luput dari sorotan dan lebih mudah termasuk jaringan berita, forum dan situs web jaringan sosial lainnya.

Banyak orang menggunakan password yang sama untuk semua account mereka, baik itu email, jaringa sosial, belanja online bahkan rekening bank "Bots" akan mencari celah pada situ-situs yang lebih mudah untuk meencari alamat email dan passwordnya.

Mereka akan melihat apakah password tersebut untuk account email Anda. Jika ya, bahaya mungkin akan muncul Mereka akan menguasai account Anda, akses surat pribadi Anda, merubah setting, kirim email ke alamat contact yang ada, meminta uang seakan permintaan dari Anda. Bahkan mereka bisa akses ke rekening bank Anda dengan memanfaatkan laporan elektronik, mengelabui jaringan pengaman dari bank dengan memasukan data yang berlaku untuk Anda dan Anda bisa membayangkan konsekuensi selanjutnya.

Bagaimana mengamankan diri Anda

Anda bisa menciptakan benteng pengaman sekitar Anda. Setiap kali Anda membuat account on line baru, pertimbangkan berikut ini:
Seberapa amankah seharusnya sebuah password?
Akses ke account keuangan maupun e-mail sangat rawan, sehingga seharusnya password untuk account seperti ini dibuat sedemikian rupa hingga sulit di tebak, bahkan oleh sebuah komputer. Jika hanya untuk menjawab dalam sebuah forum, password mungkin tidak perlu terlalu sulit.
Bagaimana cara mengingat password yang dibuat sulit?
Meskipun tingkat kesulitan password cukup penting, masih mungkin menciptakan sebuah password yang sulit ditebak namun tetap mudah untuk diingat. Cobalah untuk mengganti huruf dengan angka yang dekat dengan ingatan Anda dan membuatnya lebih dari 8 karakter. Password dengan 8 karakter dengan kombinasi antara huruf dan angka, memiliki satu trilyun kombinasi berbeda dan tentunya akan lebih sulit untuk dipecahkan!
Ciptakan password sekali pakai
Ini sering disarankan. Jangan menggunakan password yang sama antara account "biasa" dengan account sangat penting. Untuk account "biasa" atau yang kurang penting seperti untuk memasukan komentar Anda di sebuah forum, ciptakan password "sekali pakai".
Amankan SEMUA password dari jangkauan siapa saja.
Ya betul, ini termasuk dari keluarga dan teman. Menjaga password tetap rahasia merupakan langkah penting dalam melindungi aset online Anda.
Jadi, pastikan Anda terlindungi dari maling identitas dan penipuan. Jika belum, ganti password Anda sekarang juga.

Thursday, August 14, 2008

The Key to No-Tech Hacking

The key to no-tech hacking is to think simply, be aware, and to travel eyes open, head up. For example, when I go to a mall or some other socially dense atmosphere, I watch people. To me, strangers are an interesting puzzle and I reflexively try to figure out as much about them as I can. When I pass a businessman in an airport, my mind goes into overdrive as I try to sense his seat number and social status; make out his medical problems; fathom his family situation (or sense his sexual orientation); figure out his financial standing; infer his income level; deduce his dietary habits; and have a guess at his home address. When I go to a restaurant, I drift in and out of conversations around me, siphoning interesting tidbits of information. My attention wanders as I analyze my surroundings, taking it all in. When I walk through the parking lot of a building, I check out the vehicles along the way to determine what goes on inside and who the building’s residents might be. I do all this stuff not because of my undiagnosed attention deficit disorder but because it’s become a habit as a result of my job. I have personally witnessed the power of perception. When faced with tough security challenges, I don’t charge. I hang back and I watch. A good dose of heightened perception levels the playing field every time.
- Johnny Long